Vienella
⌤ BFF
Best Friend Forever. Apa itu Best Friend Forever? Best Friend Forever, seperti pertemanan antara Sponge Bob dan Patrick. Pertemanan yang tidak pernah mengenal kata finish, meski tidak bisa dipungkiri bahwa setiap hubungan pasti pernah mengalami konflik, tapi pada akhirnya mereka dapat bersatu kembali. Subhanallah!
Sudah tidak asing bagi teman-temanku mengetahui aku sebagai seorang yang susah bersosialisasi. Faktanya, sampai aku menemui usiaku sekarang, hanya ada 1 orang yang aku anggap sebagai teman terbaik selamanya (aamien, insya Allah..). Teman masa kecilku sampai kami tumbuh sebagai remaja. Teman yang entah aku kenal darimana kala itu karena kami tidak sekolah pada TK yang sama. Mungkin karena orangtua kami pernah menjadi teman sekelas.
Ica. Cerdas, pemalu dan sedikit pendiam; 3 sifat yang dapat mewakili dirinya. Aku ingat saat kami puasa dulu, aku menawarinya cemilan, lantas dia menerima lalu memakannya haha kami kelupaan.. Pernah juga dia ketakutan saat ada sekelompok anak laki-laki usil yang membawa ular mengganggunya. Mereka yang saat itu sedang berkumpul di dekat sepeda Ica membuat Ica enggan untuk mengambil sepedanya, padahal kami harus segera pulang. Dengan cuek, aku mengambil sepedanya, tidak perduli seberapa menyeramkan ular itu di mata Ica saat anak laki-laki usil itu mendekatkan ularnya padaku. Ah, ular sekecil tali saja, pikirku.. (_ _ !)a
Kami sama-sama suka kucing. Bedanya, keluarga Ica melarang Ica untuk memelihara hewan peliharaan; sementara keluargaku, sangat suka menjadikan rumahnya sebagai kebun binatang *PLAKK*. Suatu waktu, Ica dan aku bermain di taman dekat rumah kami. Kami melihat sekelompok anak laki-laki (lagi) sedang mempermainkan anak kucing yang kelihatan sangat menderita di tangan mereka. Kami menghampiri mereka dan meminta agar mereka mau membebaskan "sanderanya". Mereka sepakat dengan 1 syarat, kami harus mau mencium anak kucing kucel itu. Aku menolak, tapi Ica mengiyakan. Dia mencium anak kucing sekarat itu dengan cekatan. Ah, kau berhutang nyawa pada sahabatku, nak..
Kami melanjutkan sekolah menengah tingkat pertama di SMP yang sama, SMP terfavorit di kota kami, SMPN I. Disini Ica menjadi seorang yang agak dapat bersosialisasi. Tetapi bagiku, disini adalah masa-masa tersulitku dalam bergaul. Awal dari perubahan sifat dan sikapku; dari seorang yang periang menjadi seorang yang pendiam. Tapi pertemanan kami tidak pernah berubah..
Kami berpisah saat meneruskan sekolah tingkat selanjutnya. Aku di SMANSA, sementara Ica di SMADA. Aku di IS, sementara Ica di IA. Disinilah klimaks masa mencari jati diri kami. Aku benar-benar menjadi anak yang susah bersosialisasi dan Ica sebaliknya. Aku melek internet dan Ica sebaliknya. Begitu seterusnya..
Begitu juga dengan perguruan tinggi, kami berpisah. Latar belakang pt kami berbeda. Ica di umum dan aku di ponpes.
Perbedaan di antara kami adalah corak yang mewarnai pertemanan kami..
Best Friend Forever.
Labels: Friends
● Newer ►
Vienella
⌤ Philosophy Vienella
Did You Know Who You Are?
I spent much of my time to found my self. About how my nature or about I came from. But, you know, it was useless. All will constantly changing.
You can't say that I'm like this or this is the way of my life. No, you are lying. You will no longer be cheerful when your bestfriend left you. You will no longer adore your lover when you find a better one. No, you are lying.
The only thing that convinced me is the owner of the highest ideas. Ideas about the world if the Owner is always changing His ideas. But I'm sure, however, humans will always accept the changes; sooner or later.
Therefore, all I know is my self is don't have the self. At least, it is my knowledge for now.
vienella